Langkah Tidur yang Dicontohkan Nabi Muhammad

Rutinitas tidur sehat yang dicontohkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam pantas ditiru oleh umatnya, sebab hal itu datangkan kebaikan. Telah dapat dibuktikan, beliau semasa hidupnya cuma alami 2x sakit.

1.Posisi Tidur Miring ke Kanan

Tempat tidur paling baik yang disarankan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ialah menghadap ke samping kanan. Tidur dengan tempat miring ke kanan, dipercaya bisa menolong memperlancar saluran darah.

Dalam satu hadist, beliau bersabda

“Berbaringlah di atas rusuk samping kananmu.” (HR. Muslim)

Berdasar studi yang dilaksanakan The Journal of American College of Cardiologi, tidur dengan tempat miring ke kanan kurangi efek tidak berhasil jantung. Sebab membuat jantung tidak terhimpit oleh organ dalam yang lain.

2.Meletakkan Tangan Kanan di Bawah Pipi Kanan

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam jadikan tangan kanannya untuk bantal untuk bertumpu kepalanya. Tempat tangan ditempatkan di bawah pipi kanannya. Dibalik langkah simpelnya ini, rupanya ada faedah klinis. Tidur beralas tangan akan membuat tempat kepala, leher, serta punggung jadi lurus, hingga hindari sakit leher di saat bangun tidur sebab tempat leher yang tidak lurus.

Serta dari Hudzaifah ibn al-Yaman, ia mengatakan

“Jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan tidur saat malam hari, beliau menempatkan tangannya di bawah pipinya.” (HR. Bukhari)

3.Tidur di Ruang Gelap

Mematikan pencayahaan mendekati tidur adalah salah satunya rutinitas Rasulullah. Serta rupanya tidur di ruang gelap berguna buat kesehatan. Satu riset yang dilaksanakan pakar biologi Joan Robert memperlihatkan, jika badan baru dapat menghasilkan hormon melatonin di saat tidak ada sinar. Hormon melatonin berperan untuk mengendalikan irama tidur, mempertahankan kesehatan jantung, tingkatkan kebal badan, dan menahan cholesterol.

4.Tidur Semakin Awal Setelah Shalat Isya

Rasulullah menyarankan supaya umatnya tidur setelah Isya, bila tidak ada kepentingan menekan. Tidur sesudah waktu Isya mempermudah golongan muslimin untuk bangun shalat tahajud saat malam hari. Bila disaksikan dari sisi kesehatan, malam ialah waktu buat organ pada tubuh lakukan proses ekskresi untuk menetralisir toksin. Pekerjaan bergadang membuat proses ekskresi jadi sedikit terhalang, serta dapat memunculkan penyakit seperti kanker hati.

Dari hadist yang diriwayatkan Abu Barzah, ia mengatakan

“Sesungguhnya Rasulullah SAW tidak menyenangi tidur sebelum Isya serta bercakap-cakap selanjutnya.” (HR. Bukhari)

5.Tidak Tidur dalam Situasi Tengkurap

Rasulullah larang umatnya tidur dalam tempat tengkurap. Beliau menjelaskan jika tidur dengan tengkurap sebenarnya dimurkai Allah.

Ya’isy bin Thikhfah Al-Ghifari mengatakan

“Bapakku bercerita kepadaku jika saat saya tidur di masjid di atas perutku (tengkurap), mendadak ada seorang yang gerakkan kakiku serta mengatakan,”Sebenarnya tidur yang semacam ini dimurkai Allah.” Selanjutnya bapakku mengatakan, “Sesudah saya lihat rupanya beliau ialah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Abu Daud)

Dalam sisi kesehatan, tidur tengkurap dapat dibuktikan beresiko. Tengkurap membuat otot dada tidak bisa meningkatkan dada dengan cara baik. Hingga saluran oksigen tidak kerja optimal, serta dapat menyebabkan sesak nafas.

Baca juga: Harga Kubah Mushola